Cirebon – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara puncak Haul Al Marhumin, para sesepuh dan pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Buntet, Cirebon, Jawa Barat. Kehadiran Kapolri ini menjadi momen penting yang menunjukkan sinergi antara institusi kepolisian dan tokoh-tokoh agama di lingkungan pesantren.
Acara haul yang digelar setiap tahun ini menjadi bagian dari tradisi besar di lingkungan pesantren untuk mengenang jasa para ulama terdahulu. Ribuan jamaah dari berbagai daerah memadati kompleks Ponpes Buntet sejak pagi, guna mengikuti rangkaian acara haul yang penuh khidmat. Tokoh-tokoh ulama, habaib, santri, dan masyarakat umum turut hadir, menciptakan suasana religius dan penuh kekeluargaan.
Dalam sambutannya, Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan rasa hormat dan apresiasi yang tinggi terhadap kontribusi para ulama dan pesantren dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan kerukunan umat. Ia menyebut bahwa peran pesantren sangat vital dalam menjaga keutuhan NKRI dan menjadi benteng moral bangsa.
“Pondok Pesantren Buntet telah lama menjadi pilar penting dalam pembangunan karakter anak bangsa. Kami dari Polri sangat menghargai nilai-nilai yang ditanamkan di pesantren, khususnya dalam menanamkan cinta tanah air dan semangat toleransi,” ujar Kapolri di hadapan para hadirin.
Kapolri juga menyinggung pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di tengah dinamika sosial saat ini. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan pesantren, untuk terus menjaga kerukunan dan menghindari segala bentuk provokasi yang dapat memecah belah bangsa. Dalam konteks keamanan nasional, ia menegaskan komitmen Polri dalam menciptakan suasana yang kondusif bagi seluruh warga.
Haul Al Marhumin Ponpes Buntet kali ini juga diisi dengan doa bersama, pembacaan tahlil, tausiyah dari para kiai sepuh, serta pengajian akbar. Para santri turut menyemarakkan acara dengan berbagai penampilan bernuansa islami, seperti marawis dan qasidah, yang menambah kekhidmatan suasana haul.
Kehadiran Kapolri pun mendapat sambutan hangat dari pengasuh dan keluarga besar Ponpes Buntet. Mereka mengapresiasi perhatian yang diberikan institusi Polri terhadap dunia pesantren. Beberapa tokoh pesantren menyampaikan harapan agar jalinan komunikasi dan kerja sama antara aparat keamanan dan kalangan ulama dapat terus ditingkatkan demi kemaslahatan umat.
Ponpes Buntet sendiri merupakan salah satu pondok pesantren tertua dan paling berpengaruh di wilayah Cirebon dan sekitarnya. Berdiri sejak abad ke-18, pesantren ini telah melahirkan banyak tokoh ulama dan pejuang bangsa yang berkontribusi besar dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan bangsa Indonesia.
Dengan hadirnya Kapolri dalam puncak haul ini, diharapkan sinergi antara aparat keamanan dan institusi keagamaan terus terjalin erat, menjaga kedamaian dan ketertiban sosial di tengah masyarakat yang majemuk. Acara pun ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antar para tokoh yang hadir, menandai akhir dari rangkaian kegiatan haul yang berlangsung penuh hikmat dan kebersamaan.